M2 - Tugas Pendahuluan



 1. Penjelasan kondisi [Kembali]

Kondisi: Buatkan Rangkaian Self Bias Transistor Pada Proteus dengan Menggunakan Transistor NPN, dan jelaskan Prinsip Kerja Rangkaian Tersebut 

Penjelasan: Rangkaian self bias pada transistor NPN menggunakan pembagi tegangan R1 dan R2 untuk menentukan tegangan basis (Vb), sementara resistor emitor (Re) berfungsi memberikan umpan balik negatif agar titik kerja tetap stabil. Ketika sumber VCC dihubungkan, sambungan basis–emitor menjadi forward bias dengan tegangan sekitar 0,7 V, sehingga arus basis (Ib) mengontrol arus kolektor (Ic = β × Ib). Jika suhu meningkat dan arus kolektor bertambah, tegangan emitor (Ve = Ie × Re) ikut naik, menyebabkan tegangan basis–emitor (Vbe) menurun dan arus menjadi stabil kembali. Dengan mekanisme ini, transistor dapat beroperasi secara stabil pada daerah aktif dan cocok digunakan sebagai penguat sinyal.


2. Prinsip Kerja Kondisi [Kembali]

Prinsip kerja rangkaian self-bias pada transistor NPN bertumpu pada pengaturan arus dan tegangan melalui sistem umpan balik negatif, sehingga transistor dapat tetap stabil beroperasi di daerah aktif. Saat sumber tegangan DC (VCC) diberikan, rangkaian pembagi tegangan yang terdiri dari resistor R1 dan R2 menghasilkan tegangan tetap pada terminal basis (VB). Tegangan ini memastikan sambungan basis–emitor dalam kondisi forward bias dan sambungan basis–kolektor tetap reverse bias.

Dengan kondisi tersebut, arus kecil mulai mengalir dari basis menuju emitor (IB). Arus ini selanjutnya mengendalikan arus kolektor (IC) sesuai hubungan IC = β × IB. Arus kolektor mengalir dari sumber VCC melalui resistor kolektor (RC), masuk ke terminal kolektor, lalu keluar melalui emitor menuju ground. Besarnya arus kolektor menentukan nilai tegangan kolektor–emitor (VCE), yang menjadi sinyal keluaran pada rangkaian penguat.

Ketika suhu meningkat, biasanya arus kolektor cenderung bertambah karena nilai β transistor ikut naik. Namun, dalam rangkaian self-bias, kenaikan arus kolektor menyebabkan arus emitor (IE) meningkat pula, sehingga tegangan emitor (VE = IE × RE) ikut naik. Kenaikan VE ini menurunkan tegangan basis–emitor (VBE = VB - VE), mengurangi arus basis, dan pada akhirnya membuat arus kolektor kembali ke kondisi semula. Mekanisme tersebut menciptakan umpan balik negatif otomatis yang menjaga kestabilan titik kerja meskipun terjadi perubahan suhu atau variasi karakteristik transistor.

Dengan cara kerja ini, transistor NPN pada konfigurasi self-bias mampu mempertahankan titik kerja (Q-point) agar tetap konstan. Hal ini mencegah transistor berpindah ke daerah cut-off atau saturasi, sehingga rangkaian tetap beroperasi di daerah aktif. Oleh karena itu, self-bias banyak digunakan dalam perancangan penguat sinyal analog maupun sistem elektronika yang membutuhkan kestabilan tinggi terhadap perubahan lingkungan dan komponen.

3. Rangkaian Kondisi [Kembali]




4.Video Penjelasan Kondisi[Kembali]



5. Tugas Pendahuluan (Soft File)[Kembali]

Tugas Pendahuluan Download disini

File Rangkaian Download Disini

Video Penjelasan Download Disini

Download Datasheet Resistor [Klik Di sini]

Download Datasheet Voltmeter [Klik Di sini]
Download Datasheet transistor NPN [Klik Di sini]
Download Datasheet Kapasitor [Klik Di sini]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar